Kamis, 09 Juni 2016

Menggunakan Power Supply PC untuk Mikrokontroller

Power Supply merupakan hal yang paling mendasar saat kita menggunakan mikrokontroler. Segala jenis mikrokontroler baik arduino, atmega, rasphy, dll membutuhkan power supply. Power supply digunakan sebagi pemasok / sumber tegangan untuk mikrokontroler, sensor atau tranduser (penggerak). Terkadang kita menggunakan batray atau power supply buatan sendiri. Namun hasilnya jika beban pada sensor atau tranduser yang digunakan terlalu berat atau melebihi beban sumber tegangan, maka tegangan keluaran dari power supply tidak setabil bahkan mengalami drop tegangan. Salah satu solusi yang bisa dipakai yaitu menggunakan power supply PC. Dengan power supply PC kita dapat memanfaatkan dua jenis sumber tegangan yaitu: sumber tegangan 5 V atau 12 V. Kualitas keluar dari tegangan tiap power supply PC tergantung dari jenis, merek yang digunakan. Kebetulan PC saya menggunakan merek Tamayasaki. Pada box power supply ditampilkan jenis sumber tegangan dan arus yang dikeluarkan:

Artikel lain:
Menggunakan Ardumoto (Driver Motor DC) Arduino
Menggunakan LCD DFRobot
Sensor Suhu dan Kelembapan (DHT 11) Arduino
Menggunakan Sensor Cahaya (LDR) Arduino

Namun untuk menggunakan power supply PC ini kita memerelukan sedikit jumper penghubung. Karena tampa jumper penghubung ini power supply tidak akan bekerja. Jumper dilakukan dengan menghubung kabel berwarna hijau dengan kabel berwarna hitam.
Setelah dilakukan penghubungan antara kabel hijau dan hitam, indikator powersupply telah bekerja adalah kipas pada power supply menyala. Untuk penggunaan power supply tegangan 5 V ditandai dengan kabel berwarna merah, untuk 12 V ditandai dengan kabel berwarna kuning, untuk kabel berwarna hitam merupakan ground.

Tampilan pengukuran tegangan keluaran 5 V

Tampilan pengukuran teganga 12 V




Dengan menggunakan power supply dari PC ini, berdasarkan percobaan lebih kuat untuk menerima beban yang cukup besar, mengeluarkan arus yang lebih besar. Arus yang keluar biasanya berhubung lurus dengan beban yang digunakan.

Selamat mencoba...
Semoga bermanfaat....

Baca juga:
Menggunakan Modul L298N (Motor Driver) Arduino

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...